Selasa, 31 Mei 2011

" Rahasia Seks Perempuan "


INILAH.COM, Jakarta - Tahukah Anda bahwa perempuan juga memiliki rahasia seks layaknya pria. Namun kebanyakan perempuan memilih diam karena takut melukai perasaan pasangannya.

Semua perempuan memang berbeda. Tetapi ada beberapa hal tentang seks yang semua perempuan pada umumnya sependapat. Rahasia inilah yang bisa membuatnya menikmati seks.

Perempuan tidak menyukai seks tanpa akhir

Kebanyakan kasus yang terjadi adalah pria merasa ingin melakukan seks tanpa batas dari pagi hingga esok pagi lagi tanpa henti. Ini adalah hal bodoh yang ada pada imaginasi pria. Wanita lebih menyukai belaian dan ciuman pada rambut dan tubuhnya. Sesuatu yang membuat suasana begitu romantis.

Kaum pria harus jeli melihat saat mereka harus berhenti dan memberikan cumbuan mesranya pada perempuan, kemudian melanjutkannya lagi. Percayalah dia akan menjadi gila oleh cumbuan Anda.

Perempuan lebih cepat bergairah pada saat dia menstruasi

Sadar atau tidak, ternyata wanita lebih cepat bergairah untuk melakukan hubungan seks ketika dia sedang datang bulan. Namun hal yang harus diperhatikan adalah “bau” darah menstruasi yang begitu mengganggu, vagina yang lebih kesat/kering ketika menstruasi yang dapat menimbulkan rasa sakit.

Bonus dari seks selama menstruasi ini adalah dia menjadi penuh gairah. Hormonlah yang membuatnya seperti ini.

Perempuan juga memiliki gairah yang tinggi di pagi hari

Pria dan ereksi paginya sudah sangat umum diketahui. Hal itu seringkali diabaikan begitu saja oleh pasangannya dengan berpura-pura masih tidur. Tetapi jika Anda ingin memanfaatkan momen ini, Anda bisa mulai mendekatkan bagian intim Anda ke bagian tengah di antara pahanya. Tunggulah beberapa saat dan lakukan lagi jika masih belum ada reaksi.

Harapannya dia akan mulai bergairah karena Anda telah merangsangnya secara halus. Target untuk seks pagi hari adalah mengubahnya dari kondisi pura-pura tidur sampai menjadi sangat terangsang sebelum jam 8 pagi. Oral seks pada pagi hari juga cukup berhasil, tetapi trik mendekatkan pada pahanya jauh lebih baik.

Tetapi ingatlah tidak semua menggemari seks pagi. Jadi kalau istri Anda tidak menyukainya, lakukan beberapa pendekatan dulu daripada langsung ke tujuan dan membuat suasana menjadi gaduh.

Perempuan suka mencoba hal baru

Ada banyak hal yang selalu ingin dia coba, tetapi dia mungkin merasa sungkan meminta atau memulainya. Beberapa variasi seks yang mungkin dia takut untuk memintanya seperti: anal seks, anal dengan memakai jari, seks di luar rumah dan bertukar peran.

Tidak ada dari variasi ini yang tergolong dalam hard core seperti yang Anda berdua pikirkan. Banyak orang-orang biasa yang sering melakukannya dan hasilnya sangat bagus. Cara yang mudah dan menyenangkan untuk mengetahui variasi baru seperti apa yang dia ingin coba adalah dengan saling bertukar daftar keinginan seks.

Permainan jari dalam vagina membuat perempuan tidak nyaman

Seringkali kaum pria begitu bernafsu dan ingin memasukan jari sebanyak-banyaknya ke dalam vagina. Namun mereka lupa kalau hal itu justru membuat wanita merasa sakit dan kehilangan sensasi yang telah dibangun sejak awal.

Perhatikanlah titik-titik paling sensitif pada bagian vagina, yaitu klitoris. Mainkan jari Anda dengan lembut dan cantik di atas vaginanya.

Romantisme Pasutri


TRIBUNNEWS - Sebuah studi baru di Italia menemukan bahwa nyala romantisme hanya bertahan dua tahun. Setelah itu hormon Anda akan mengalami penurunan dan berujung pada kegagalan sebuah hubungan bila tidak dipupuk

Dari hasil penelitian tersebut menunjukkan adanya kehadiran hormon yang berbeda dalam darah di berbagai tahap percintaan. Hormon tersebut awalnya akan menciptakan hasrat romantis dan memudar setelah dua tahun.

Para peneliti tersebut menggunakan tes darah untuk menentukan berbagai tingkat hormon yang terdapat dalam tubuh para pesertanya. Peserta penelitian tersebut terdiri dari pasangan yang baru memulai hubungan sampai pada pasangan yang membangun hubungan selama bertahun-tahun.

Dari situlah tampak adanya faktor pertumbuhan saraf yang disebut neurotrophins dan jumlahnya melebihi tingkat normal pada saat mereka menikmati jatuh cinta tahap awal.

Tapi semua itu akan berkurang dan hilang pada pasangan yang sudah menjalani hubungan sampai dua tahun.

Para ilmuwan dari Univesity of Pisa menemukan solusinya dengan meningkatkan hormon oksitosin. Hormon ini disebut dengan "hormon berpelukan" karena menimbulkan perasaan nyaman setelah berpelukan meskipun telah bersama-sama selama beberapa tahun.

:: Vit D bikin sperma melesat makin kencang ::


TRIBUNNEWS.COM - Sebuah temuah baru menyebutkan bahwa sperma dapat melakukan gerakan paling cepat pada pria yang memiliki kadar vitamin D yang tinggi. Penelitian yang dilakukan pada 300 pria sehat baru-baru ini diterbitkan dalam jurnal Human Reproduction.

Tentu saja, temua ini memberi harapan baru bagi mereka yang mempunyai persoalan infertilitas.

Para peneliti menemukan bahwa sperma laki-laki yang kekurangan vitamin D (kurang dari 25 nanomoles per liter darah) memiliki motilitas kurang dari sperma yang memiliki lebih dari 75 nanomoles vitamin D per liter darah, kata peneliti Martin Blomberg Jensen dari Departemen Pertumbuhan dan Reproduksi di Rumah Sakit Universitas Kopenhagen di Denmark.

Para peneliti juga menemukan bahwa manfaat tersebut dapat diperoleh dengan cara mengekspos sperma terhadap vitamin D yang diaktifkan, "vitamin D diaktifkan mampu menginduksi motilitas sperma," kata Jensen. Matahari biasanya berperan dalam mengaktifkan vitamin D dalam kulit kita.

Studi ini menunjukkan bahwa vitamin D diperlukan untuk mengatasi persoalan reproduksi pada laki-laki. Tapi Jensen menambahkan bahwa penelitian lebih lanjut diperlukan sebelum vitamin dapat diresepkan untuk memperbaiki kualitas sperma.

"Dengan mengonsumsi suplemen vitamin D, Anda bisa meningkatkan jumlah vitamin yang aktif ," kata Jensen, "tapi ini belum terlihat dari testis yang dites."

Namun demikian, tingkat kecepatan sperma tidak menjamin bakal meningkatkan kesuburan pria. Karena kesuburan seorang pria "tergantung dari penyebab rendahnya tingkat kesuburan itu sendiri seperti motilitas, jumlah atau morfologi sperma," kata Jensen.

Kecepatan sperma "merupakan parameter yang sangat penting, dan proporsi sperma yang bergerak cepat (motil) memang terkait dengan dan menjadi preditor bagi tercapainya kehamilan. "

Namun demikian tidak ada metode ilmiah yang cocok untuk meningkatkan kualitas sperma, meskipun penelitian sebelumnya telah menunjukkan hubungan antara kecepatan sperma dengan adanya antioksidan, seng dan vitamin, kata Jensen.

Sebagai contoh, penelitian disajikan pada tahun 2003 pada pertemuan American Society for Reproductive Medicine menunjukkan bahwa kecepatan sperma pada pria yang minum kopi ternyata lebih tinggi dibanding mereka yang tidak ngopi karena ada unsur antioksidannya.

" Wanita lebih cepat dewasa..."


TRIBUNNEWS.COM – Dibandingkan dengan kaum laki-laki, wanita memang lebih cepat dewasa. Wanita lebih mudah mengatur kesejahteraan psikologis mereka dibanding laki-laki setelah masa remaja.

Peneliti dari Departemen Psikologi Univercity of Alberta, Kanada Nancy Galambos mencoba mempelajari bagaimana remaja usia 18 sampai 25 tahun melakukan transisi dari remaja ke dewasa.

Menurut penelitian tersebut dikatakan perempuan memiliki tingkat yang lebih tinggi untuk gejala depresi dan rendah harga diri dibanding laki-laki seusia mereka.

Remaja merupakan tahap transisi perkembangan antara masa kanak-kanak dengan dewasa secara penuh. Seiring bertambahnya waktu,

secara biologis mereka mengalami perubahan menjadi orang dewasa. Tetapi secara emosional bisa jadi tidak sepenuhnya matang.

Hasil lainnya menunjukkan, meskipun mereka sudah menjadi dewasa dan dihadapkan dengan keragaman pilihan hidup, wanita terlihat lebih mudah berdamai dengan diri mereka sendiri ketika menginjak usia 20-an.

Penelitian lainnya yang diumumkan dalam Journal Developmental Psychology menambahkan kalau kemampuan mengatur psikologis dalam diri wanita menjadikan wanita lebih mudah menerima kesetaraan gender yang biasanya bergejolak pada masa remaja.

Saat remaja laki-laki lebih membeda-bedakan mana yang memang pantas dilakukan laki-laki dan mana yang hanya pantas dilakukan oleh wanita.

"Fakta bahwa wanita muda lebih cepat dewasa dibanding laki-laki muda memang sudah sering kita dengar, tapi penelitian ini adalah kejutan yang bisa melengkapi cerita yang ada," ujar Galambos.

Sabtu, 28 Mei 2011

PESONAMU



Senyap lantunan sendu sayup merayap
Cahaya sang mentari mengintip dari sudut tirai langit
Menyibak senyum awan yg menari
Seindah langit cerah


Secerah mentari pagi yang memancarkan sinarnya
Untuk menghangatkan seluruh semesta
Seindah birunya angkasa luas yang menaungi alam
Sebening embun yang menghiasi sejuk aroma pagi


Sepasang merpati hinggap di puncak pelangi
Berpagut mesra memadu cinta
Lambangkan sejati cinta asmaraloka
Getarkan dinding hati yang mulai membesi


Ku sambut cerahnya pagi meniti awan di angkasa raya
Menapaki senja yang perlahan mulai berganti
Ku lalui malam berpendar senyum sang dewi
Dan merengkuh angan di singgasana mimpi


Hingga ku temukan terang
Laksana rembulan menunggu mentari
Walau kata merangkai hati serupa darah di balik tirai kelabu
Sampai musim kembali bersemi


Pesonamu tetap tak terganti

"10 Tricks to a bigger orgasm"




 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 


" About the Benefits Beyond the bed "




About the Benefits Beyond the Bed

Regular lovemaking sessions burn calories and offer protection against heart problems and prostate disorders.…

IF YOU are looking at a way of justifying your decision to skip that badminton game and spend the afternoon locked up in your bedroom with your female partner, we'll give you more than one. An average lovemaking session burns between 50 to 100 calories, can reduce your risk of heart attack and prostate problems and strengthen your pelvic muscles. Read on to discover more health benefits of this extremely pleasurable activity.
  • BURN CALORIES
HAVING sex is the most entertaining exercise and one session burns between 50 to 100 calories. Having sex three times a week burns around 7,500 calories per year. The more intense the sex, the more calories you burn. "The amount of calories a person spends on reaching orgasm has been equated with the energy exhausted while doing gardening. There is a rise in blood circulation, heart rate and lung capacity resulting in better cardio and respiratory health," says Dr V K Wadia, consultant, psycho sexual medicine, Adiva Infertility Clinic.
Studies show men reduce their risk of heart attack or stroke with regular sexual activity.
Besides burning calories, hectic activity between the sheets also strengthens your muscles especially the pelvic floor.
A toned pelvic floor increases your bladder control, protecting you against urinary incontinence.
Though a recent research points out that vigorous sex can result in brain stroke, experts beg to differ. There are some instances of people dying while in the act, but they are not the norm.
Instead, according to a study done over 20 years involving 914 men, frequency of sex is not associated with stroke. The study published in the Journal of Epidemiology and Community Health also proves that if you are having sex twice or more a week, your chances of a heart attack drop down by half as compared to abstainers or those having sex less than once a month.
  • REDUCE STRESS
A BIG health benefit of sex is stress reduction. A session between the sheets can make you forget the office barbs or that big dent on your car. "Being a big stress buster, sexual activity gives a sense of psychological fulfilment, enhances body image and boosts self-esteem," says Dr Wadia.
Also, the benefits are long term.
According to a study published in the journal Biological Psychology , those who indulge in regular intercourse are better able to respond to stressful conditions like public speaking than abstainers or those who indulge occasionally.
However, here is a caveat. Bad sex can give you more reasons to worry. "Those who are not happy with their performance end up with more stress than before," says Dr Prakash Kothari, founder advisor to World Association for Sexual Health. The best way in this scenario is to just enjoy lying with your loved one in the uninhibited state and share some sweet nothings.
  • AVOID PROSTATE ISSUES
PROBLEMS related to prostate are one of the few disorders specific to male species. From prostate cancer to enlargement of the gland, the problems are not only tough to diagnose but also difficult to treat. However, studies show indulgence in regular sex can help ward off these problems.
According to a research published in the British Journal of Urology International, frequent ejaculations, especially in 20- something men, may reduce the risk of prostate cancer later in life. Another study reported in the Journal of the American Medical Association found that frequent ejaculations, 21 or more a month, were linked to lower prostate cancer risk in older men, as well.
The risk of prostate gland enlargement also reduces for men who go for regular sex. "Sexual act has been shown to be a good way to prevent enlargement of prostate gland because with regular ejaculation of semen, the congested blood and infection are also washed out. Masturbation helps in a similar manner because it also involves ejaculation of the semen," says Dr Kothari.
  • RELIEVES PAIN
IF YOU think sex is painful, this one might come as a surprise.
Experts say sex actually relieves pain from problems like migraine and even arthritis. Immediately before you reach orgasm, level of hormone oxytocin rises by five times resulting in release of endorphins.
Endorphins are chemicals which relieve pain with no side effects.
Those having migraine attacks can also get comfort because pressure in the brain's blood vessels is lowered when you complete the sexual act.
For women, regular sex increases estrogen production and lessens the symptoms of premenstrual syndrome. "If a woman has pain, discomfort or backache during their menses, sex can be helpful because congestion of blood is reduced. Among women who experience orgasm, pain or discomfort reduces by half," says Dr Kothari.
So now whenever your woman feigns a headache to avoid intimacy, tell her that it is a good enough reason to have sex.
  • USE IT OR LOSE IT
ANOTHER good reason to have regular sex is to maintain the optimum balance of sex hormones in the body. "Sexual activity and hormones are interlinked. While hormones are required to maintain a good sex life, abstinence can lead to fall in their optimal levels. These hormones are also essential to maintain a healthy body. It has been unequivocally established that people with lower levels of testosterone tend to suffer from depression and poor muscle mass. They are also at greater risk of memory loss and osteoporosis," says Dr Wadia.
In women, sex hormone estrogen offers protection against heart disease and in the long run, it can be beneficial against Alzheimer's disease and osteoporosis.
If all these benefits fail to convince you still, here's the deal breaker: A 10- year research carried on 1,000 middle- aged men at Queens University in Ireland showed that sex on a regular basis increases the human lifespan.
For the same age and health, those who had orgasms more frequently had half the death rate of men who did not have such frequent orgasms.
This could be due to the culminating effects of stress reduction, protection against heart attack and prostate cancer besides benefits in face of osteoporosis.
Frequent ejaculations, especially in 20-something men may reduce the risk of prostate cancer and enlargement of prostate gland later in life.

....................................................................................................