Rabu, 27 Oktober 2010

" Cara Tepat Jauhi Anak dari Sifat Kasar "



Perkelahian bisa terjadi oleh siapa saja, terutama oleh si kecil. Mengajarkan anak agar menjauhi kekerasan tidaklah semudah yang diperkirakan.

Perkelahian si kecil kebanyakan terjadi dengan temannya atau bahkan dengan saudaranya sendiri. Hal ini dapat dihindari dengan mengajarkan hal-hal baik di depannya. Berikut beberapa tips agar si kecil menjauhi perkelahian.

Jadilah 'Role Model' yang baik
Pada kenyataanya si kecil selalu meniru tingkah laku orang tuanya. Anda tidak bisa menyembunyikan apapun dari anak Anda. Apa yang Anda lakukan saat si kecil bermain dengan krayon barunya dan menggambar di tembok? Anda marah? berteriak? Lain halnya bila Anda ingin mengajarkan kebaikan kepada anak, Anda pun harus berlatih dengan apa yang Anda katakan dan lakukan.

Perhatikan Intonasi suara
Salah satu trik simpel untuk berhasil adalah jangan menggunakan nada tinggi walau sedang naik pitam. Dengan begitu, perkataan Anda pun akan lebih didengar dan dihargai. Seiring berjalannya waktu, anak Anda pun akan mengikuti kebiasaan Anda ini.

Berlatih Sopan
Jangan pernah lupa akan kekuatan dari kata tolong dan terimakasih. Ganti kata suruh dengan "Tolong, rapikan mainanmu". Setelah dia merapikannya, ucapkan "terimakasih" kepadanya.

Berikan Rasa Empati
Saat si kecil terjatuh, tujukan rasa empati dengan membantunya berdiri kembali dan kembalilah bersikap seperti biasa agar ia tidak menjadi cengeng, ketimbang mengatakan "kan sudah mama bilang". Dengan begitu lama kelamaan rasa empati si kecil pun akan muncul dengan sendirinya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar